Diduga Ada Unsur Paksaan, ASN di Muna Ikut Penjemputan Paslon BAHTERA

KoranMerdeka.com,Muna – Pulang membawa dua rekomendasi surat tugas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasional Demokrasi (NasDem), Pasangan calon (Paslon) Bahrun Labuta – Asrafil dijemput ribuan masa di Pelabuhan Raha, pada ada Sabtu (27/7/2024).

Penjemputan Paslon dengan Akronim BAHTERA itu sebelumnya diperkirakan akan mencapai puluhan ribu pendukung seperti yang digembar gemborkan di beberapa media di Bumi Sowite. Namun kenyataannya hanya kisaran ribuan pendukung yang ikut.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dalam penjemputan paslon itu diduga banyak dihadiri pejabat pemerintah serta ASN di daerah tersebut.

Kabarnya, dalam penjemputan Paslon BAHTERA itu diduga ada unsur tekanan dan paksaan terhadap ASN, baik tenaga PNS, P3K maupun tenaga honorer.

Seperti informasih yang dihimpun media ini, terlihat beberapa Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Bidang (Kabid)nya maupun Kepala Sekolah (Kasek) turut hadir dalam penjemputan itu yang diduga diperintah oleh atasannya.

Salah satu Kasek di Muna yang dihubungi melalui Kontak WhatsAppnya berinisial Z, mengatakan jika dirinya menjalankan hal itu sesuai arahan atasannya.

Hal senada juga dikatakan Kasek berinisial J saat dihubungi melalui WhatsAppnya.

“Kita sudah siap menjemput. Saya siapkan beberapa mobil untuk mengangkut guru guruku,” ucapnya, pada Sabtu (27/7/2024) sekira pukul 13.57 Wita.

Begitu pula salah satu Kasek SMP di Muna mengungkapkan jika hari ini dirinya menyiapkan 7 mobil untuk mengangkut massa dalam penjemputan Paslon BAHTERA.

Tidak hanya itu penjemputan BAHTERA itu juga melibatkan beberapa Kepala Desa (Kades) di Muna. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *