BI Sultra Salurkan Uang Kartal di Wilayah 3T

Koranmerdeka.com-Bank Indonesia Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melanjutkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) Sulawesi Tenggara dengan menggunakan kapal perang KRI Kakap 811 milik TNI AL.

Pelaksanaan ERB Sultra di tahun 2023 ini, ditandai dengan pelepasan tim ekspedisi oleh Kepala Departemen Pengelolan Uang BI Marlison Hakim dan Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Pertama Retiono Kunto disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tenggara, Forkominda Sultra, Walikota di pangkalan TNI AL Kendari, pada Jum’at, (5/5/2023) kemarin.

Bacaan Lainnya

Kepala perwakilan BI Sultra Doni Septadijaya menjelaskan, keberangkatan Tim ERB Sulawesi Tenggara ini mendapat dukungan MABES TNI AL dengan menggunakan KRI Kakap (811) yang akan menuju Pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko dan sebagai tambahan Pulau Runduma pada titik terjauh Wakatobi.

“Ekspedisi Rupiah Berdaulat bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) untuk mendapatkan uang layak edar. Kegiatan ini sebagai bagian dari Perjanjian Kerja Sama antara Bank Indonesia dengan TNI AL mengenai Pendistribusian, Pengamanan, dan Pengawalan Uang Rupiah dari dan ke BI atau Perwakilan BI serta Wilayah Perbatasan, Terdepan, dan Terluar serta Terpencil di NKRI,” jelas Doni.

Lanjut Doni, kerja sama strategis ini telah terjalin sejak 2012 silam ini telah diwujudkan dengan 92 kali kegiatan penukaran uang yang menjangkau sebanyak 480 pulau. Sementara untuk tahun 2022 sendiri terdapat realisasi penukaran di 16 provinsi dan 81 pulau dengan nilai penukaran uang Rupiah sebesar Rp54,3 miliar. Sementara untuk tahun 2023 ini, terdapat peningkatan intensitas menjadi 17 kali kegiatan di 17 provinsi dengan target kunjungan ke 85 pulau di wilayah 3T.

“ERB Sultra 2023, BI dengan dukungan Armada Kapal Perang (KRI) TNI AL akan menyalurkan Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 sebesar 13 Milyar Rupiah meningkat signifikan dibandingkan penyaluran tahun 2022 yang mencapai 8 miliyar Rupiah. Selain kegiatan penyediaan uang layak edar, ERB 2023,” tukasnya.

Kegiatan ERB tahun ini diawali dengan kegiatan sosialisasi QRIS, Cinta Banga Paham (CBP) Rupiah dan pembagian 500 bibit cabai kepada lebih dari 100 anggota Jalasenastri sebagai langkah sinergi Bank Indonesia dengan TNI AL pada pengendalian inflasi pangan, sekaligus launching QRIS Primkopal Lanal Kendari pada tanggal 3 Mei 2023.

Bank Indonesia akan senantiasa memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar guna mendukung kelancaran aktivitas perekonomian, serta memperkuat koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk memastikan uang Rupiah beredar dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI. (**)

Penulis; Muamar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *