KoranMerdeka.com,Konkep – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat sistem pemungutan berbasis digital untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Konkep, pemerintah daerah menggelar rapat evaluasi optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah sekaligus kegiatan capacity building pembayaran pajak dan retribusi melalui kanal pembayaran digital. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BKD Konkep, Selasa (9/6/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala BKD Konkep, Mahmud, SP., M.PW dan dihadiri sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil serta dua OPD terkait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Konkep.
Mahmud menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja penerimaan daerah guna mendukung percepatan pembangunan menuju cita-cita Wawonii Emas 2030.
“Rapat ini menjadi langkah evaluasi sekaligus penguatan strategi dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah agar mampu mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Konawe Kepulauan,” kata Mahmud.
Dalam rapat tersebut, BKD Konkep memaparkan sejumlah agenda penting, mulai dari capaian realisasi pajak daerah dan retribusi daerah periode 1 Januari hingga 31 Mei 2026, identifikasi kendala dalam proses pemungutan di lapangan, hingga sinkronisasi data potensi objek pajak dan retribusi daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga membahas pemanfaatan kanal pembayaran digital sebagai upaya memperkuat kebijakan digitalisasi keuangan daerah.
Menurut Mahmud, penerapan sistem pembayaran digital diharapkan dapat membuat proses pembayaran pajak dan retribusi lebih mudah, cepat, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
“Dengan komitmen digitalisasi sistem pembayaran melalui berbagai kanal digital, diharapkan pemungutan pajak dan retribusi semakin optimal, meminimalisir potensi kebocoran, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Konawe Kepulauan,” ungkapnya.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Konkep berharap pengelolaan PAD semakin kuat dan menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (**)






