Koranmerdeka.com,Kendari- Salah satu upaya yang dilakukan PT Jasa Raharja Sultra dalam mensosialisasikan program pemutihan/keringanan pajak kendaraan bermotor, yang sedang berlangsung di Provinsi Sulawesi Tenggara lewat pembagian brosur, pada 6 September. Dimana program pemutihan tersebut diperpanjang sampai dengan 30 September 2023 mendatang.
Kegiatan dilakukan dengan cara pembagian brosur pemutihan pajak kendaraan sekaligus memberikan penjelasan singkat terkait poin poin program relaksasi tersebut kepada masyarakat sekitar.
Hal ini dilakukan karena masih terdapat beberapa masyarakat belum mengetahui bahwa ada program pemutihan pajak kendaraan bermotor. Sehingga dengan kegiatan ini kami harapkan masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut.
Lucy Andriani, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenggara menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini diharapakan dapat memberikan informasi dan menghimbau kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan program pemutihan/keringanan Pajak Kendaraan Bermotor ini, guna menghindari penghapusan data kendaraan bermotor menurut Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 pasal 74, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan menjelaskan implementasi penghapusan data kendaraan dilakukan apabila kendaraan tidak melakukan perpanjang STNK sekurang-kurangnya 2 tahun setelah habis masa berlaku STNK atau akan dianggap sebagai kendaraan bodong.
“Dana yang terhimpun dari pembayaran SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) dihimpun dan dikelolah PT Jasa Raharja guna memberikan kepastian jaminan bagi para korban kecelakaan lalu lintas jalan yang terjamin dalam lingkup UU No. 33 dan 34 Tahun 1964,” jelas Lucy. (Red/Rls)






