Koranmerdeka.com-Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, terjun payung dan atraksi pesawat Sukhoi ikut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-59, pada Kamis (27/4/2023).
Sebanyak 5 anggota TNI Angkatan Udara dari Pasukan Khas yang diangkut pesawat Casa 212 terjun dari ketinggian 5000 kaki. Ada 5 penerjun mendarat tepat di lapangan upacara Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.
Perayaan HUT Sulawesi Tenggara ditutup dengan aksi demo udara 3 pesawat Sukhoi 2730 TNI Angkatan Udara Lanud Hasanuddin Makassar. Ketiga pesawat tempur TNI itu melakukan fly pass di atas lapangan upacara kantor gubernur disaksikan para peserta upacara.
Terjun payung dan atraksi pesawat Sukhoi ini tidak hanya menjadi perhatian peserta upacara HUT Sultra saja, namum menjadi perhatian masyarakat Kota Kendari.
Banyak yang merekam moment langka ini mengingat, beberapa tahun ini Tanah Air dilanda Covid-19 sehingga percaya HUT Sultra digelar terbatas.
Adapun daftar penerjun payung dan penerbang dalam kegiatan ini adalah peterjun pertama Serka Sutrisna satuan Batalyon Komando 464 Ekstensi Kopasgat. Peterjun kedua Serma Fatoni satuan Batalyon Komando 464 Kopasgat. Peterjun ketiga Serka Sugiarto satuan Denmatra 2 Kopasgat. Peterjun keempat Kopda Seto satuan Denmatra 2 Kopasgat. Dan peterjun kelima Serda Indar satuan Denmatra 2 Kopasgat.
Sementara itu penerbang adalah
1. Letkol Pnb Setyo Budi Pulungan
2. Mayor Pnb Satria
3. Kapten Pnb Eska
4. Kapten Pnb Agyd
5. Kapten Pnb Fajar
Flight Director : Mayor Pnb Idris
VCP : Kapten Pnb Rino






