Warga di Kendari Sulap Rumah Pribadi Jadi Masjid Berkonsep Modern dan Estetik

Koranmerdeka.com – Seorang warga di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) memugar atau menyulap rumah pribadinya menjadi sebuah masjid dengan tampilan modern yang estetik.

Dibangun dengan mengusung konsep mozaik industrial tepat di tepi bukit yang di bawahnya mengalir sebuah sungai. Rumah tersebut merupakan milik pribadi Ardian yang telah dihibahkan menjadi masjid yang dinamai Masjid Abdul Halik Dg. Makulle.

Bacaan Lainnya

La Ode Jursri Jayanti, arsitek Masjid Abdul Halik Dg. Makulle mengatakan bahwa konsep tersebut no mainstream yang banyak digunakan di kota-kota besar Indonesia, berbeda dengan masjid-masjid lainnya yang ada di Sultra sebab eksterior membuat masjid tampak elegan.

“Konsep ini kita ambil karena diawal sudah menjadi tantangan bagi kami untuk mengubah bangunan rumah menjadi sebuah masjid. Makanya kami mencoba meminimalisir anggaran dan memudahkan pekerjaan,” ungkapnya, pada Senin (17/7/2023).

Jursri menjelaskan, masjid tersebut didesain dengan kapasitas 80 hingga 100 orang. Katanya, salah satu tantangan dalam mendesain masjid tersebut tidak hanya membuat bentuk, tetapi lebih melihat pada fungsinya.

Wakil Ketua IAI Sultra itu juga mengungkapkan bahwa proses desain hingga tuntasnya pembangunan tersebut memakan waktu 9 bulan. Memanfaatkan alam yang sejuk karena berada diantara bukit dan aliran sungai, arsitek memilih kerawangan bentukan-bentukan masif pada area bukaan jendela sehingga tidak memerlukan AC untuk pendingin karena angin leluasa masuk kedalam.

“Kita juga melihat spot area eksterior dengan kami memaksimalkan vegetasi sehingga membantu vegetasi-vegetasi alami yang menjadi existing di daerah masjid ini,” papar Direktur Beebox itu.

Menurutnya, instrumen material sendiri menggunakan bahan-bahan struktur besi hollow, cover menggunakan PVC board yang menjadi penutup dari bangunan tersebut sehingga terlihat estetik karena menggunakan mesin cutting wroter untuk memaksimalkan pola-pola mozaik yang didesain.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kendari, La Ode Ashar mewakili seluruh masyarakat Kampung Salo khususnya RT 1 RW 4 mengucapkan terimakasih atas kesempatan Pj Wali Kota Kendari untuk meresmikan masjid tersebut serta kepada keluarga Ardian yang telah menghibahkan rumahnya menjadi masjid.

“Karena kami yang disini, termasuk yang di ujung sana salatnya di bawah (masjid lain). Dengan adanya ini, tempat kami salat menjadi lebih dekat. Semoga ini menjadi amal jariyah beliau (Ardian). Kami juga mengapresiasi arsitek masjid ini yang membuat masjid kami tampak elegan, tidak bosan dipandang mata dan membuat nyaman dalam beribadah,” tuturnya.

Masjid Abdul Halik Dg. Makulle tersebut telah diresmikan penggunaannya oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu pada 17 Juli 2023 bersama Pengurus Masjid, dan masyarakat Kampung Salo. (**)

Penulis: Muamar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *