Warga Desa Labone Bangun Musholla Secara Swadaya

Koranmerdeka.com,Muna – Warga Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membangun musholah di sekitar wisata Permandian Topa yang kerap menjadi pilihan masyarakat saat hari libur kerja.

Pasalnya, jarak tempuh permandian tersebut dengan Kota Raha tidak membutuhkan waktu yang begitu lama, kurang lebih 15 hingga 20 menit sudah bisa menikmati keindahan yang ada di wisata itu.

Bacaan Lainnya

La Ode Hasan salah seorang warga Desa Labone mengungkapkan bahwa pembangunan mushola dilakukan warga secara swadaya dengan dana patungan dari warga.

“Dibangun dengan cara swadaya. Ukuran mushola yang dibangun itu luasnya 5×5 meter dengan tinggi 7 meter,” ungkapnya.

Hasan juga menyebutkan jika musholla tersebut dibangun bukan untuk pribadi tertentu tetapi untuk kepentingan masyarakat.

“Dikerja sejak kurang lebih dua bulan lalu, Insya Allah akhir tahun ini mushola tersebut sudah bisa dipakai,” katanya.

Senada dengan itu, Roy Hendra juga mengatakan, tujuan mushola itu dibangun agar masyarakat yang berkunjung di Permandian Topa tidak jauh lagi mencari mesjid jika tiba waktu shalat.

“Pembangunan musholla ini dengan cara swadaya. Alhamdulillah saya juga ikut menyumbang bahan kayu ada beberapa batang,” ucapnya.

“Ketika nanti musholla ini sudah jadi dan bisa dipakai, agar kiranya bisa dijaga secara bersama karena ini untuk kepentingan orang banyak. Khususnya bagi pengunjung di Permandian Topa yang hendak shalat ketika telah tiba waktu shalat,” tutupnya. (**)

Penulis: Rixan Ardian

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *